Amien Rais: Petahana Inkompeten Harus Diganti

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais menyebut sudah saatnya pemerintahan Jokowi yang telah 4 tahun menjabat harus diganti.

Hal ini disampaikan Amien saat menyampaikan orasi di hadapan sejumlah alumni perguruan tinggi se-Indonesia yang hadir dalam kegiatan deklarasi untuk Prabowo-Sandi.

“Ini pertahana sudah inkompeten, tidak kapabel, memang harus diganti,” kata Amien di Padepokan Pencak Silat, Jakarta Timur, Sabtu (26/1).

Dia bertanya pada pendukung Prabowo-Sandiaga yang hadir dalam kegiatan itu terkait kepemimpinan Jokowi selama 4 tahun.

“4 Tahun petahana berkuasa, apa lebih baik atau buruk?,” kata Amien yang langsung dijawab koor kata buruk oleh peserta di acara tersebut.

“Jadi semua indikasi memang meluncurkan negatif, yaitu korupsi membuncah, orientasi ekonomi kesatu negara tertentu dan lain-lain,” kata Amien.

Lihat juga: Romarhumuziy Ingin Ahok Tidak Dilibatkan Di Tim Jokowi

Menanggapi pernyataan Amien Rais, Juru Bicara TKN Arya Sinulingga mengatakan agar Amien Rais menjaga tutur katanya.

“Amien Rais itu kan politikus senior, seharusnya menjaga ucapanya. Kita kan tahu track record dia,” kata Arya saat dimintai tanggapan atas pernyataan Amien Rais.

Selain menyebut Jokowi inkompeten sebagai Presiden, Amien juga menyinggung media massa yang dia anggap telah menjadi pelacur intelektual.

Sebab kata dia, kebanyakan wartawan hanya menyampaikan berita yang diinginkan oleh para pemilik modal.

“Jadi kita harap media masa kita, please jangan pernah menjadi pelacur intelektual,” kata dia.

Hal sama juga dikatakan oleh Rocky Gerung yang dalam kesempatan itu menyatakan bahwa Jokowi tidak memiliki kemampuan menjadi seorang pemimpin negara.

“Saya melihat dan menghargai Pak Jokowi sebagai sosok yang sederhana, tapi dia tidak cocok jadi pemimpin negara, kalau jadi pemimpin rumah tangga cocok, pemimpin keluarga cocok, tapi jadi presiden enggak,”katanya.

Lihat juga: Netflix Larang Tonton The Ted Bundy Tapes Sendirian

1 Comment

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *