FPI: Rizieq Shihab Ingin Kembali ke Indonesia Tetapi Dicegah

Jakarta, K24news Indonesia – Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman mengatakan Rizieq Shihab bermaksud kembali ke Indonesia dari Arab Saudi. Namun, ini terhambat oleh peristiwa di Indonesia yang mencegah pemimpin FPI meninggalkan Arab Saudi.

“Saya katakan bahwa Habib rizieq bukan tidak mau ke rumah, tetapi Habib Rizieq tidak bisa pulang karena dia dicegah, ada handicap-nya yaitu berupa mencegah keluar dari wilayah Saudi atas permintaan negara kita,” kata Munarman, sekretaris jenderal FPI. Alia Cikini, Jakarta, Senin (15/7).

Munarman enggan mengungkapkan partai yang dimaksud. Dia juga enggan membenarkan “pihak di sini” yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia.

Dia hanya menyatakan bahwa dia melihat dokumen pencegahan yang diterima oleh Rizieq.

Lihat juga: Prabowo Bertemu Jokowi,Ibu Pepes Selalu Memberikan Dukungannya

Bahkan, Munarman memberi tahu Rizieq bahwa pemerintah Saudi telah mengirim permintaan pencegahan ke luar Arab Saudi dari Indonesia. Informasi ini diperoleh selama wawancara Rizieq oleh otoritas Saudi.

Selama wawancara, Munarman mengatakan pihak berwenang Saudi telah meminta sejumlah kasus pengadilan yang melibatkan Rizieq. Saat itu, dia mengaku dapat membantah kasus hukumnya dengan beberapa bukti.

“Namun, begitu Habib Rizieq ingin pergi, dia tidak bisa, dilarang keluar. Kenapa? Ya, saya tidak tahu alasanya. pada dasarnya ada permintaan,” katanya.

Sementara itu, Munarman mengatakan bahwa partainya akan membahas kembalinya Rizieq ke Indonesia dalam ijtimak ulama dan tokoh nasional ke-4 yang akan di selenggarakan oleh GNPF-Ulama.

Lihat juga: Ahmad Dhani: Saya akan memotong alat kelamin jika Jokowi menang

Walau bagaimanapun, beliau menyatakan bahwa FPI mengalami kesukaran menghantar Rizieq kembali sebelum pemindahan.

“Bagaimanapun kami berjuang ada atau tidaknya ijtimak ulama,” ujar Munarman.

Mengenai masa depan pengembara Rizieq dalam perjalanannya, beliau berkata, adalah cara untuk bertanding agam untuk keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *