Pria Irlandia Dipenjara Karena Membunuh Anak Anjing

Jakarta, Posmetro Indonesia – Seorang pria yang memukuli anak anjing hingga mati dengan palu dijatuhi hukuman 30 bulan penjara, setengahnya akan dihabiskan di penjara.

Kyle Keegan, 24, warga kota Lurgan, Irlandia Utara, mengakui tindakan kejamnya yang mengakibatkan kematian anak anjing.

Tubuh Sparky, nama anjing berumur 11 minggu, ditemukan di tempat sampah di Taman Ailsbury, Lurgan, pada bulan Februari 2018.

Lihat juga: Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Irak

Pemeriksaan post mortem mengkonfirmasi bahwa anak anjing itu mengalami patah tulang dan trauma otak yang parah.

Hasil pemeriksaan juga mengungkapkan bahwa Sparky menderita patah tulang tengkorak yang menyebabkannya memar ke otak, cedera bahu dan pendarahan ke paru-paru.

Anak Anjing

“Hewan yang benar-benar tak berdaya”
Tubuh Sparky dapat terluka parah dengan memalu di bagian belakang kepala, di sisi kepala dan bahu.

Keegan mengakui dia telah melakukan tindakan brutal bulan lalu sehari sebelum persidangannya.

Hakim Pengadilan Craigavon ‚Äč‚Äčmengatakan pada hari Rabu bahwa laporan otopsi mengungkapkan kemungkinan bahwa anak anjing mengumpulkan kematian dengan penderitaan luar biasa.

“Sulit membayangkan kekerasan yang ditimbulkan pada anjing berusia 11 minggu dengan palu,” tambah hakim.

“Jelas, hewan-hewan ini sama sekali tidak berdaya,” katanya.

Setelah dibebaskan dari penjara, Keegan dilarang memelihara hewan selama 30 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *