Israel Desak Warganya Hengkang dari Sri Lanka Usai Bom Paskah

Israel
Israel meminta warganya keluar dari Sri Lanka karena ada 'ancaman konkret' setelah serangan bom beruntun di Hari Paskah pada Minggu lalu.

Jakarta, K24news IndonesiaIsrael meminta warganya yang berada di Sri Lanka untuk keluar dari negara tersebut karena ada “ancaman konkret” setelah serangan bomberuntun di Hari Paskah pada Minggu lalu.

Biro kontra-terorisme Israel mengumumkan desakan tersebut melalui satu imbauan perjalanan yang dirilis pada Kamis (25/4).

Lihat juga: Pemberontak Irlandia Utara Tanggung Jawab Pembunuhan Jurnalis

Mereka kemudian menjelaskan bahwa peringatan itu dirilis “berdasarkan kekhawatiran akan situasi keamanan dan kekhawatiran peristiwa-peristiwa itu belum berakhir atau ada kemungkinan terjadi kembali dalam waktu dekat.”

Biro tersebut merujuk pada delapan serangan bom beruntun di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka pada Ahad lalu.

Secara keseluruhan, rangkaian serangan itu merenggut setidaknya 359 nyawa, termasuk puluhan warga asing, yaitu dari Amerika Serikat, Denmark, dan Inggris.

Lihat juga: Jaksa Agung Malaysia Bungkam Soal Lobi Pembebasan Siti Aisyah

Hingga kini, aparat Sri Lanka masih memburu tersangka yang diduga terlibat dalam serangan paling mematikan dalam satu dekade tersebut.

Sejauh ini, aparat Sri Lanka sudah menahan lebih dari 50 orang dalam serangkaian operasi besar-besaran.

Pemerintah Sri Lanka sendiri memperingatkan warganya untuk tetap waspada karena masih ada potensi serangan susulan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*